Kampanye dan Edukasi Hari Hepatitis Sedunia

Kampanye dan Edukasi Hari Hepatitis Sedunia
Kampanye dan Edukasi Hari Hepatitis Sedunia
Kampanye dan Edukasi Hari Hepatitis Sedunia

Direktur Marketing PT Kalbe Farma Tbk Ridwan Ong (kanan) Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia Dr. dr. Irsan Hasan. SpPD-KHEH (tengah), dan Presiden Asian Pacific Association for The Study of The Liver (APASC) dr. Rino A Gani berbincang usai Kampanye dan Edukasi Hari Hepatitis Sedunia di Jakarta, Minggu (28/7). Kampanye bertemakan Find the Missing Millions tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka dapat mencegah dan menangani penyakit hepatitis. 

Jakarta, - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bekerja sama dengan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) mengadakan kampanye dan edukasi kesehatan dalam memperingati Hari Hepatitis se-Dunia bertajuk Find the Missing Millions.

"Kalbe berkomitmen dalam meningkatkan kesehatan untuk hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan penyakit hepatitis," kata Marketing Director PT Kalbe Farma Tbk, Ridwan Ong di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/7).

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), Dr. dr. Irsan Hasan, SpPD-KHEH, FINASIM mengungkapkan, bahwa masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum mengetahui penyakit hepatitis.

"Orang-orang banyak yang antisipasinya hanya pada HIV AIDS saja, padahal kalau hepatitis ini juga berbahaya karena tidak bisa diketahui gejalanya," ungkap Irsan.

Tujuan dari kampanye ini, lanjut dia, untuk menggerakkan masyarakat mulai peduli terhadap hepatitis dan bisa mencegahnya lebih dini. Apalagi, banyak orang-orang hepatitis yang sampai saat ini belum teridentifikasi. Sementara, target pemerintah Indonesia tahun 2030 nanti, bahwa 90% orang yang positif hepatitis bisa semua diketahui dan diobati.

Ke depannya, PT Kalbe Farma Tbk akan terus mendukung kampanye hepatitis yang berkelanjutan, serta menyediakan obat yang mudah didapatkan dengan harga terjangkau.

"Soal vaksin, saat ini yang mengembangkan masih pemerintah. Kalbe coba membantu dukungan rehabilitas dengan produk yang terjangkau. Kami tetap menyarankan masyarakat mulai melakukan skrining dan vaksin sejak dini sebelum hepatitis berubah menjadi kanker hati," kata Ridwan.